Sabtu, September 26, 2009

Sekilas flu burung

Penyebabnya: virus influenza unggas (H5N1). Masa inkubasi 3 – 7 hari. Penularan dari unggas ke manusia, hingga saat ini belum ada bukti antar manusia. Virus dapat hidup 4 hari pada suhu 220C dan mati pada suhu 700C atau 800C selama 1 menit.

Gejala flu burung

  • Gejala bervariasi dan bersifat individual

  • Seperti flu biasa tetapi sering dan cepat memburuk menjadi Pneumonia (Radang Paru).

  • Demam 380C, sakit kepala lemas, sakit tenggorong, batuk pilek, sesak, perdarahan hidung-gusi, nafsu makan berkurang, muntah, nyeri perut dan diare.

Pencegahan flu burung

Sering cuci tangan dengan sabun atau desinfektan bila kontak langsung dengan binatang sakit atau dengan alat pelindung diri seperti kaca mata google, masker, baju, sarung tangan karet, sepatu boot..

Petugas rumah sakit yang menangani kasus flu burung perlu memakai pelindung diri seperti diatas.

Pola hidup sehat menjaga kebersihan, makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

Obat anti virus (oseltamivir) dan meningkatkan daya tahan tubuh

Kamis, September 24, 2009

eid mubarak 2009 (1 syawal 1430 H)

After 29 days fasting on Ramadhan. All of moslem in the world have celebrated eid in the beginning of syawal. We stopped fasting and on 1 syawal we did salat sunah in the morning. All of the people are happy to celebrate it.

Minggu, Agustus 30, 2009

KOLESTEROL


Kolesterol adalah senyawa lemak yang kompleks, dimana 80 % di hasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20 % dari luar tubuh (makanan). Fungsi kolesterol bermacam-macam diantaranya untuk membuat hormon sex, membuat dinding sel dsbnya....

kolesterol tidak larut dalam cairan darah, sehingga agar bisa dikirim keseluruh tubuh perlu di kemas bersama protein membentuk partikel yg disebut lipoprotein. Protein tsb dapat di anggap sbagai pembawa ( carier) kolesterol dalam darah.

Macam- macam kolestrol

  1. Kolesterol LDL ( Low Density Lipoprotein)

Kolesterol LDL berbahaya karena mengan gkut kolesterol paling banyak kedalam darah. Bila kadar LDL tinggi maka akan menyebabkan pengendapan kolesterol dalam arteri sehingga menjadi faktor risiko utuma penyakit jantung koroner.

  1. Kolesterol HDL ( High Density Lipoprotein)

Kolesterol HDL tidak berbahaya karena mengangkut lebih sedikit kolesterol. Disebut juga kolesterol baik karena dapat membantu membuang kelebihan LDL di pembuluh darah arteri kembali ke hati sehingga mencegah proses aterosklerosis (terbentuknya plak dalam pembuluh darah.

  1. trigliserida (TG)

Trigliserida salah satu jenis lemak selain HDL dan LDL yang terdapat dalam darah dan berbagai organ dalam tubuh. Meningkatnya kadar trigliserida dalam darah dapat juga meningkatkan kadar kolesterol. Sejumlah faktor yang meningkatkan kadar TG adalah : kegemukan,konsumsi alkohol, gula dan makanan berlemak. Tingginya TG sering diasosiasikan dengan pankreatitis. TG dapat dikotrol dengan diet rendah karbohidrat.

Penyakit- penyakit yang berhubungan dengan Kolesterol

a. Penyakit Jantung Koroner

pada penderita dengan kadar LDL yang tinggi kemungkinan besar bisa menderita penyakit kardiovaskular termasuk penyakit jantung koroner (PJK). Fakta menunjukkan 80% penderita penyakit jantung meninggal mendadak karena PJK, bahkan 50 % diantaranya tanpa gejala sebelumnya.

Penyebab utama PJK adalah tingginya kadar kolesterol LDL sehingga membentuk plak aterosklerosis pada pembuluh darah jantung koroner jantung yang mengakibatkan otot jantung tidak menerima aliran darah.. Selain LDL ada faktor lain yang harus diukur sebagai faktor risiko PJK, yaitu :

  • Merokok

  • HDL rendah (> 40 mg/dl)

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi 140/90) atau sedang dalam pengobatan.

  • Usia pria > 45 thn dan wanita > 65 thnb

Target kolesterol LDL yang ideal tergantung dari jumlah faktor risiko di atas.

Gejala penyakit jantung koroner adalah :

  • Rasa tertekan ( seperti di timpa beban, nyeri, terjepit, di peras, terbakar) di dada dan dapat menjalar kelengan kiri, leher dan punggung

  • Tercekik dan sesak selama > 20 menit

  • Keringat dingin, lemah , jantung berdebar dan pingsan

  • Istirahat semakin kurang tetapi aktivitas semakin bertambah berat.

b. Penyakit Stroke

menyumbat aliran darah ke otak sehingga timbul stroke.

Gejala-gejala serangan stroke

  • Gejala yang sifatnya ringan : bicara tiba-tiba pelo

  • Gejala berat : kelumpuhan anggota gerak tubuh, wajah menjadi tidak simetris atau bahkan terjadi perdarahan otak yang menyebabkan kematian..

waspadai gejala tersebut. Segera ambil tindakan yang tepat agar tidak menjadi lebih berat.


c. Diabetes melitus (kencing manis)

Diabetes melitus (DM) adalah keadaan di mana kadar glukosa darah melebihi batas normal. Bila tidak terkontrol kadar glukosa yang tinggi cenderung meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserid dalam tubuh.

Kolesterol LDL pada penderita DM lebih ganas krn bentuknya padat dan ukurannya lebih kecil (Small Dense LDL) sehingga sangat mudah masuk dan menempel pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (aterogenik).

Sehingga pada pasien DM sangat penting untuk menekan kolesterol khususnya LDL hingga <>

Karena tinggi resiko aterosklerosis bila kadar gula tinggi dan berlangsung lama maka pada pasien DM cenderung mengalami gangguan jantung pada usia yang masih muda.

d.Disfungsi ereksi

Pembentukan plak aterosklerosis dapat terjadi pada pembuluh darah penis (penyumbatan pada arteri dorsalis penis) sehingga penis tidak mendapat aliran darah yang cukup untuk ereksi. Pada lelaki dewasa ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan disebut Disfungsi ereksi.

Beberapa cara untuk mengontrol kadar kolesterol :

Gaya hidup sehat dapat dilakukan seperti mengatur pola makan yang sehat, berhenti merokok, olah raga teratur. Chek up kolesterol 6 bulan sekali setelah konsultasi dengan dokter. Bila kolesterol tetap tinggi harus dibantu untuk menurunkankan dengan obat-obatan.

1. Diet rendah lemak

Mengurangi atau menghindari makanan berlemak dapat di lakukan untuk mencegah naiknya kadar kolesterol. Dalam makanan ada 3 macam lemak :

- Lemak jenuh (saturated)

Terdapat dalam makanan seperti kuning telur, jerohan dan otak sapi. Makanan seperti ini harus dihindari.

- Lemak tidak jenuh dengan rantai tunggal (monounsaturated)

Terdapat dalam makanan seperti udang dan kepiting sehingga boleh di konsumsi dalam jumlah terbatas.

- Lemak tak jenuh ganda (poliunsaturated)

Terdapat dalam makanan seperti ikan yang berasal dari laut dalam (tenggiri dan tuna) yang mengandung minyak tak jenuh ganda dan omega 3 sehingga sebaiknya banyak dikonsumsi karena membantu menaikkan kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurukan Kolesterol LDL (kolesterol jahat)

Idealnya kita mengkonsumsi makanan mengandung lemak di bawah 30 %, Karbohidrat 50%-60% dan protein 20 % . Usahakan jangan mengkonsumsi makanan berkolesterol > 300 mg setiap hari

2. Hentikan merokok

asap rokok mengandung nikotin yang memicu pengeluaran zat-zat seperti adrenalin yang merangsang peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.. selain itu mengandung karbon monoksida (CO) yang mampu menyerap oksigen lebih kuat dari sel darah merah (hemoglobin). Hal ini menyebabkan suplai oksigen ke jaringan terutama jantung menjadi kurang.

Perokok 2-3 kali lebih mungkin terkena stroke di banding mereka yang tidak merokok dan umumnya mengalami penyumbatan arteri di kaki yang sering mengakibatkan kejang waktu olah raga.

3.Berat badan seimbang

Berat badan dikatakan ideal bila berat badan untuk tinggi badan tertentu secara statistik dianggap paling baik untuk menjamin kesehatan.

4.Olah raga yang teratur

Lakukan senam aerobic, jalan kaki, renang jogging, bersepeda atau sejenisnya 3 kali dalam seminggu masing2 1 jam, pemanasan 5- 10 menit pertama, olah raga selama 30 menit dan pendinginan 10 menit terakhir.

Untuk usia setengah baya keatas sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter apakah menderita penyakit seperti hipertensi.

Sumber : hidup bebas tanpa cemas (Pfizer)

Minggu, Agustus 09, 2009

DIABETES MELITUS (KENCING MANIS)

Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit kronik berupa gangguan metabolisme glukosa yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia).

Penyakit ini mempunyai gejala-gejala yang tidak khas seperti:

  1. Selalu haus

  2. Sering kencing

  3. Banyak makan/lapar

  4. Baal/kesemutan

  5. Gatal

  6. Cepat lelah/lemas

  7. Gangguan penglihatn

  8. Berat badan turun

  9. Impotensi.

Pada orang normal atau tidak diabetes insulin yang dihasilkan oleh pankreas bekerja utk meningkatkan pengambilan glukosa selular sehingga terjadi penurunan kadar glukosa plasma, sementara glukagon bekerja meningkatkan kadar glukosa plasma dgn cara meningkatan produksi glukosa hati (hepatic gluose production/HGP) dan glukoneogenesis. Dengan meningkatnya glukosa dalam plasma maka akan memberikan sinyal utk menekan sekresi glukagon sehingga terbentuk keseimbangan homeostasis glukosa normal.

Bila kita tidak memiliki insulin dalam jumlah yang cukup maka glukosa tidak dapat digunakan secara efisien sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa darah. Jika tidak di obati akan dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.

Secara umum ada beberapa jenis DM yaitu:

a.Diabetes melitus tipe I
Penyakit DM tipe ini sangat tergantung pada insulin dari luar tubuh krn sel pankreas tidak dapat menghasilkan insulin. Sebagai terapinya adalah pemberian suntikan insulin.

b.Diabetes melitus tipe II
Penyakit ini terjadi apabila sel tubuh menolak (resistant) efek atau dampak insulin atau pankreas tidak menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup. Bisa juga krn kombinasi dari kedua hal tersebut diatas.

DM tipe II berkembang dgn lambat dan bertahap dalam kurun waktu yaing lama sehingga gejalanya mungkin tidak di perhatikan.

Dalam hal terapi DM tipe II kadang dapat diobati dengan diet yang khusus dan gerak badan/olah raga yang teratur. Tapi bila hal tersebut tidak cukup maka harus diberikan obat anti diabetik oral atau bahkan bila perlu dgn suntikan insulin.

c. Diabetes tipe lain
Penyebabnya bisa karena penyakit pankreas, gangguan hormonal atau sirosis hati, sehingga toleransi glukosa terganggu

d.Diabetes Gestasional
Diabetes melitus yang terjadi dalam masa kehamilan.


Faktor-faktor resiko yang menyebabkan Diabetes melitus yaitu;

1. Genetik

Penyakit ini bisa di turunkan atau diwariskan dalam suatu keluarga.

2. Lingkungan

  • Nutrisi bila tingkat konsumsi lemak jenuh tinggi dan serat rendah.

  • Obesitas sentralpenumpukan lemak di tempat tertentu seperti di perut.

  • Aktivitas fisik yang kurang.

Adapun kondisi-kondisi tertentu yang bisa terjadi karena dampak dari insulin resistant pada DM II adalah sbb:
Aterosklerosis, kegagalan toleransi glukosa., dislipidemia, hipertensi, obesitas, penurunan aktivitas fibrinolitik,hiperuricemia, Acanthosis nigrans dan penyakit polisistik ovary.

Senin, Juli 20, 2009

Jum´at pagi, 17 juli 2009

Baru kira2 seminggu lebih pemilu pilpres terselenggara di jakarta dan kota2 di Indonesia dengan baik. Jauh lebih baik ketimbang pemilu legislatif dan eksekutif. Tiba2 tayangan di teve yang biasanya meliput tentang pemilu berubah menjadi tentang adanya ledakan bom di Hotel J.W Marriot dan Ritz Carlton. Terjadilah kehebohan pagi itu. Kebetulan di hotel J.W Marriot pernah juga ada ledakan bom tahun 2003. Cuma bedanya saat itu ledakan berasal dari Bom mobil. Di luar semua itu apapun niat tujuan yang mendasari tindankan tersebut tetap lah sangat bertentangan dengan hak asasi manusia, biadab dan keji. Tidak ada ajaran agama manapun yang membenarkan hal tersebut......

ROKOK (CIGARETTE)


Rokok ada berbagai jenis, tapi yang umum dipasarkan adalah lintingan tembakau kering yang dikemas dalam wadah kertas. Rokok yang umum tersebut adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Dibalik kegunaannya tersebut ada banyak bahaya yng di timbulkan oleh rokok baik bagi perokok itu sendiri (perokok aktif) atau orang disekitarnya (perokok pasif) yang bukan perokok. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia, diantaranya :

  • Racun untuk pelaksanaan hukuman mati
  • Penghapus cat (aceton)

  • Pembersih lantai (ammonia)
  • Bahan bakar roket (metanol)
  • Pelarut Industri (toluena)
  • Racun semut putih (Arsenic)
  • Kapur barus (Naphtalene)
  • Bahan aki mobil (Cadmium)
  • Bahan bakar korek api (Butane)
  • Gas dari knalpot (CO)
  • Bahan Plastik PVC (viny chloride)
  • Racun Tar dan nikotin

Zat-zat beracun tersebut dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh menjadi lebih buruk. Beberapa jenis penyakit yang timbul yaitu:

  • Kerontokan rambut (hair loss)
  • Katarak
  • Pengerutan kulit (wrinkling)
  • Kanker kulit
  • Kehilangan pendengaran
  • Karies
  • Emfisema
  • Osteoporosis
  • Sakit jantung
  • Tukak lambung
  • Jari-jari kehilangan warna (Discoloured fingers)
  • Kanker uterus dan keguguran
  • Deformasi sperma
  • Kanker paru
  • Psoriasis
  • Penyakit Buerger


Jumat, Juni 19, 2009

OBESITAS


Obesitas atau kegemukan adalah suatu keadaan dimana berat badan seseorang melebihi berat badan yang ideal baginya, akibat kelebihan timbunan lemak dalam tubuh.

Overweight atau kelebihan berat badan adalah kondisi berat badan seseorang yang melebihi berat badan idealnya karena kelebihan lemak tetapi belum mencapai tingkat berat badan yang termasuk katagori obesitas.

Dampak buruk

Bila overweight maupun obesitas tidak terkendali maka akan berdampak buruk bagi kesehatan.seperti:

  1. Meningkatnya resiko penyakit jantung

  2. tekanan darah tinggi

  3. Diabetes melitus (kencing manis)

  4. kematian

  5. Menggangu aktivitas sehari hari, berpengaruh terhadap mood (suasana hati), estetika (penampilan)

  6. Pada wanita bisa mengakibatkan kanker payudara

Bagaimana mengetahui apakah anda mengalami obesitas :

  1. INDEKS MASSA TUBUH (IMT)

Yaitu dengan mengukur berat badan dibandingkan dengan tinggi badan

IMT = Berat badan (kg)
(tinggi badan)2 (m2)

Tabel indeks massa tubuh untuk orang asia?


Indek massa tubuh* pria dan wanita


Overweight

23

obesitas

25

* World Health Organization (WHO)

contoh : anda mempunyai berat badan 70 kg dan tinggi badan 170 cm. Maka perhitungan IMT sebagai berikut:


IMT = 70 = 24,2
1,7 x 1,7

IMT 24,2 menunjukkan anda termasuk katagori overweight.


2. LINGKAR PINGGANG

Pengukura n lingkar pinggang digunakan untuk mengetahui kadar lemak perut (abdominal fat) dan terkait dengan peningkatan resiko penyakit jantung koroner, diabetes melitus tekanan darah tinggi dan hiperkolesterol. Untuk orang asia batas normal lingkar pinggang :

Pria > 90

wanita > 80
Penyebab Obesitas

  1. Karena adanya ketidakseimbangan jumlah kalori yang masuk dan keluar. misalnya asupan kalori yang berlebihan dan kurangnya olah raga/aktivitas fisik.

  2. Genetik atau keturunan

  3. Kondisi medis (<1%)>

  4. pada penyakit tertentu seperti hipotiroid (rendahnya produksi hormon kelenjar gondok) mengakibatkan rendahnya metabolisme tubuh yang dapat mengarah kepada obesitas

Penanganan obesitas:

1. Pengaturan gaya hidup
kurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat. Perbanyak konsumsi sayuan dan buah-buahan.Makan dalam porsi yng cukup.Kurangi ngemil diantara waktu makan atau ganti jenis makanan dengan makanan rendah kalori dan lemak.Berolahraga teratur minimal 3 kali seminggu

2. Obat-obatan
Penggunaan obat-obatan yang efektif dan aman harus dibawah pengawasan dokter.

3. Operasi
Untuk melaksanakan operasi yang berkaitan dengan obesitas harus di konsultasikan dengan dokter. Saat ini seiring dengan kemajuan teknologi ada banyak untuk hal tersebut seperti lipo suction, tummy tuck dll.


Referensi dari leaflet PT. SANDOZ